Proses penyutkan Vaksin Covid 19 di Kantor Gubernur Kaltim.(Foto Humas Kaltim)
SAMARINDA (24/3-2021)
Seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kaltim, mulai hari ini mengikuti penyutikan vaksin Covid 19. Penyutikan perdana bagi pegawai Setda ini, bertujuan lebih meningkatkan kekebalan atau daya tahan tubuh terhadap virus Corona.
Andi Muhammad Ishak menjelaskan vaksinasi Covid-19 bagi pegawai Setda Kaltim, salah satu tujuan pemerintah untuk menekan kasus penularan Covid1-19 di Kaltim. Dijelaskan, pemberian vaksinasi bagi pegawai Setda merupakan bagian dari tahap ke dua vaksinasi Covid 19. “Tahap kedua ini, ditargetkan selesai pada bulan April 2021, karenanya terus berusaha melakukan kegiatan penyuntikan vaksinasi kepada pegawai dilingkungan Pemprov Kaltim yang yang diawali di Kantor Gubernur Kaltim,†terang Andi Muhammad Ishak.
Setelah pegawai di lingkungan Setda, terangnya, tim akan melakukan vaksinasi terhadap pegawai di OPD Pemprov Kaltim. Iapun menambahkan, penyutikan vaksin Covid 19 buatan Sinovac ini dilakukan bertahap sesuai dengan ketersedian tim medis dan vaksin.
“Tim operasional penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dan ini merupakan lingkup cakupan yang harus dicapai oleh Dinkes Kota Samarinda, mereka selain menangani pegawai Pemkot Samarinda juga Pegawai Pemprov Kaltim termasuk kepala OPD Pemprov Kaltim, dengan demikian akan membantu percepatan cakupan dari pada vaksinasi di Samarinda,†jelasnya.
Tujuan pemberian vaksin Covid 19, disebutkan Andi Muhammad Ishak, untuk membetuk Herd Immunity sehingga penularan Covid-19 bisa dicegah namun masyarakat tidak boleh bebas karena wajib melakukan Prokes Covid 19 seperti memakai masker, mencuci tangan dan selalu menghindari kerumunan.
Proses penyutikan vaksin Covid 19 di Kantor Gubernur Kaltim ini disaksikan Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Fathul Halim yang hadir bersama sejumlah kepala biro, serta Dinas Kesehatan Kaltim dan Kota Samarinda.
Di hari pertama, tim kesehatan Kota Samarinda melayani pegawai Biro Kesra sebanyak 42 orang, kemudian Biro Administrasi Pembangunan (72 orang) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebanyak 107 orang.(sK08)
Berita Lainnya
Wagub Hadi Temui Nakes Yang Merawat Pasien Covid 19
SAMARINDA (26/1-2021)Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadinbsp; memotivasi keluarga besar RSU A ....
- editor@ivan
- 26 Jan 2021
- 596
tips melakasanakan ibada haji (13) ; hati-hati naik taksi di Makkah, tarifnya Mahal sesuka hati sopir
melaksanakan ibadah haji umumnyapemondokan jamaah hajinbsp; indonesia cukupjuh darinbsp; pusat kegia ....
- editor@ivan
- 12 Mei 2025
- 99
Catatan Ke Turki (9) : Tak Ada Pagar di Sultan Ahmet, Meski Obyek Bersejarah
BERKUNJUNG ke Istanbul, tak lengkap jika tidakberkunjung ke kawasan Sultan Ahmet, kawasan ini dikena ....
- editor@ivan
- 05 Mar 2022
- 734
Pilkada Berlangsung Damai, Semoga Mempercepat Perpindahan IKN
SAMARINDA (11/12-2020)Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Wagub Hadi Mulyadi, menyampaikan penghargaa ....
- editor@ivan
- 11 Des 2020
- 524
Pengoperasian KEK Maloy Terkendala Lembaga Pengelola
SANGATTA (7/4-2022)Agar nbsp;pembentukanKawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan ( ....
- editor@ivan
- 07 Apr 2022
- 719



