Pemprov Kaltim Kembali Berduka, 2 Pegawainya Wafat Diantaranya Terpapar Corona
- editor@ivan
- 13 Jul 2021
- 702
Syafranuddin - Kepala Biro Humas Kaltim
SAMARINDA (13/7-2021)
Keluarga besar pegawai Pemprov Kaltim, Selasa (13/7) kembali berduka, karena dua orang rekan mereka dikabarkan wafat diantaranya karena terpapar Covid 19. Kedua PNS Pemprov yang wafat hari ini yakni Mardiana dan Rudi Sugeng Satrio. Kepala Biro Humas Kaltim, M Syafranuddin menerangkan Rudi Sugeng Satrio, diketahui terpapar virus corona sehingga menjalani perawatan, sementara Mardiana karena sakit. Namun, keduanya hari ini wafat dalam waktu hampir bersamaan. “Gubernur bersama Wagub dan Sekda serta pejabat lainnya ikut berduka cita terlebih saat ini masih banyak pegawai Pemprov Kaltim yang diketahui terpapar Covid 19,†terangnya, Selasa (13/7). Dijelaskan Almarhum Rudi Sugeng Satrio, kesehariannya mejabat Kasi Pemberdayaan Dan Pelayanan Masyarakat Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim, sementara Almarhumah Mardiana bertugas pada Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kaltim dengan jabatan Pengadminitrasi Persuratan. Keduanya dikenal sebagai pegawai yang berdisiplin, tanggungjawab dengan tugas dan ramah dalam pelayanan. “Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah, kepada keluarganya selalu dalam lindungan Allah SWT,†kata Ivan – sapaan akrab Syafranuddin seraya menambahkan kabar duka juga mereka terima dari Mahakam Hulu dimana istri Wabup Mahakam Hulu, juga wafat. Terkait pegawai lainnya, Jubir Pemprov Kaltim ini menyebutkan saat ini dalam perawatan termasuk 2 orang pegawai Bapenda Kaltim yang bertugas di Samsat Muara wahau. Akibat virus corona yang menyerang 2 pegawai Bappenda Kaltim ini, operasional layanan di Samsat Muara Wahau terpaksa ditutup sementara. Gubernur Kaltim Isran Noor setelah melihat kasus Covid 19 dan banyaknya pegawai yang terpapar Virus Corona, sejak Selasa (13/7) menerapkan WFH total disejumlah OPD, sementara OPD yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat diizinkan untuk WFO sekitar 25 persen. “Meski WFH total, pelayanan publik tetap diusahakan meski terbatas selain itu beberapa agenda kegiatan ditunda untuk sementara waktu,†jelasnya.(SK08)
Berita Lainnya
ustad Abdul Basith : kemarau terjadi bukan tanpa sebab mari taubat agar Rahmat Allah turun.
SANGATTASholat istisqa dan Doa bersamadi Kutimyang digelar Sabtu (29/8) agi bertjuanmemohon rahmat A ....
Muara Ancalong Berharap Pembangunan Infrastruktur Diperhatikan
SANGATTA (17/3-2022)Masalah infrastruktur kembalidiusulkan Camat Muara Ancalong Sabran ke Pemkab Kut ....
- editor@ivan
- 17 Mar 2022
- 798
Busset Penjualan sabu sudah sentuh desa terpencil di Kutim.
SANGATTA.Penyebaran Narkotika di Kutimbenar-benar sudah masif, sehingga di pelosok desa pun dijadika ....
sah kerap mimisan disarankan belajar di rumah
SANGATTA suara kutim.com(11/1)KEPUTUSAN Sah (12) tidak diizinkan masuksekolah selama 3tahun terakhir ....
Mulai gelar operasi antik Mahakam Satresnarkoba kutim bekuk 2 orang dekat Taman Baca
SANGATTA (10/7)Satresnarkoba Polres Kutai Timur (Kutim) Jumat (10/7)dinihari berhasil membekuk AGPK ....

