Pemprov Kaltim Kembali Berduka, 2 Pegawainya Wafat Diantaranya Terpapar Corona
- editor@ivan
- 13 Jul 2021
- 644
Syafranuddin - Kepala Biro Humas Kaltim
SAMARINDA (13/7-2021)
Keluarga besar pegawai Pemprov Kaltim, Selasa (13/7) kembali berduka, karena dua orang rekan mereka dikabarkan wafat diantaranya karena terpapar Covid 19. Kedua PNS Pemprov yang wafat hari ini yakni Mardiana dan Rudi Sugeng Satrio. Kepala Biro Humas Kaltim, M Syafranuddin menerangkan Rudi Sugeng Satrio, diketahui terpapar virus corona sehingga menjalani perawatan, sementara Mardiana karena sakit. Namun, keduanya hari ini wafat dalam waktu hampir bersamaan. “Gubernur bersama Wagub dan Sekda serta pejabat lainnya ikut berduka cita terlebih saat ini masih banyak pegawai Pemprov Kaltim yang diketahui terpapar Covid 19,†terangnya, Selasa (13/7). Dijelaskan Almarhum Rudi Sugeng Satrio, kesehariannya mejabat Kasi Pemberdayaan Dan Pelayanan Masyarakat Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim, sementara Almarhumah Mardiana bertugas pada Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kaltim dengan jabatan Pengadminitrasi Persuratan. Keduanya dikenal sebagai pegawai yang berdisiplin, tanggungjawab dengan tugas dan ramah dalam pelayanan. “Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah, kepada keluarganya selalu dalam lindungan Allah SWT,†kata Ivan – sapaan akrab Syafranuddin seraya menambahkan kabar duka juga mereka terima dari Mahakam Hulu dimana istri Wabup Mahakam Hulu, juga wafat. Terkait pegawai lainnya, Jubir Pemprov Kaltim ini menyebutkan saat ini dalam perawatan termasuk 2 orang pegawai Bapenda Kaltim yang bertugas di Samsat Muara wahau. Akibat virus corona yang menyerang 2 pegawai Bappenda Kaltim ini, operasional layanan di Samsat Muara Wahau terpaksa ditutup sementara. Gubernur Kaltim Isran Noor setelah melihat kasus Covid 19 dan banyaknya pegawai yang terpapar Virus Corona, sejak Selasa (13/7) menerapkan WFH total disejumlah OPD, sementara OPD yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat diizinkan untuk WFO sekitar 25 persen. “Meski WFH total, pelayanan publik tetap diusahakan meski terbatas selain itu beberapa agenda kegiatan ditunda untuk sementara waktu,†jelasnya.(SK08)
Berita Lainnya
Mobil Travel Bawa Penumpang Dari Tering, Terbalik di Tol
SAMARINDA (20/4-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Sebuahmi ....
- editor@ivan
- 20 Apr 2022
- 860
bengalon kini punya rumah sakit masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan
bengalon (25/6)seiring berkembangnya kecamatanbengalon dan sekitarnya, kehadiran sebuah rumah sakit ....
- editor@ivan
- 25 Jun 2025
- 132
Mendadak, Pegawai PN Sangatta Jalani Tes Urin
SANGATTA (9/11)Rawan dengan penyalahgunaan Narkoba, terlebih Pengadilan Negeri (PN) Sangatta yang ke ....
- editor@ivan
- 09 Nov 2020
- 650
Bupati Sri : Jangan Lupa Berau
SAMARINDA (12/11-2021) Jika bertandang ke Kaltim tak lengkap jika tidak ke Berau,karena Berau punya ....
- editor@ivan
- 12 Nov 2021
- 491
JOKOWI JUGA BISA
nbsp;catatan berburu pahala di akhirnbsp; ramadhan 2025nbsp;(9) KASIH JOKOWI KEMBALInbsp;nbsp; RIYAL ....
- editor@ivan
- 29 Apr 2025
- 131



