Tingkat Hunian di RSU AWS Melebihi Kapasitas, Pasien Covid 19 Meningkat
- editor@ivan
- 11 Feb 2021
- 651
Karena diisolasi, pasien penderita Covid 19 dipantau melalui layar CCTV sementara tenaga kesehatan yang berada di dalam tak bisa keluar walupun sedetikpun.
SAMARINDA (11/2-2021)
Kondisi ruangan di RSU Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, sudah mengkhawatirkan. Ruangan yang ada sudah penuh sementara jumlah pasien yang masuk terus bertambah setiap harinya. Usai mengikuti rapat evaluasi Satgas Covid 19 Kaltim, Rabu (10/2) kemarin, Direktur RSU AWS, David Hariadi Masjhoer menyebutkan semua ruang penuh.
Dijelaskan, saat ini ada 65 tempat tidur namun terbagi untuk perawatan covid, perawatan ibu hamil dengan covid, perawatan pasien baru lahir dengan covid, pasien cuci darah dengan covid dan ICU covid.
Bersama Satgas lainny, dijelaskan, pasien covid yang dirawat bukan hanya covid saja, tapi pasien dengan komorbid banyak juga menderita covid. Diungkapkan, dari 60 tempat tidur atu bed cccupancy rate (BOR) sudah mencapai 80 persen. “Ini bukan hotel yang menguntungkan, tetapi berdasarkan ketentuan atau secara teori sudah kelebihan kapasitas karena standarnya kalau 60 - 70 persen BOR itu terisi, sudah ideal. Kalau 80 persen, hampir terjadi over," sebutnya.
Oleh karenanya, lanjut David, pihak AWS terus berupaya mensiasati agar pasien baru covid bisa tertampung. Caranya, ujarnya, bagaimana pasien meskipun kondisi masih perlu pengawasan tapi ketika hasil swabnya negatif maka segera pindahkan ke zona hijau.
Tujuannya adalah zona merah ini agar selalu ada buffer untuk tempat tidur kosong bagi pasien baru dan datang dalam kondisi perlu perawatan. Bahkan, pada Rabu pagi ada 8 pasien menunggu di UGD untuk masuk ke ruang perawatan.
Ditambahkannya, walaupun jumlah pasien covid terus bertambah sebab kondisi pandemi ini, namun pihak AWS terus berupaya memberikan pelayanan maksimal. “Kasihan juga warga kita, karenanya mari kita bersama-sama melawan Covid 19 karena setiap pasien yang masuk RSU AWS jika ada Covid 19 maka Covid 19 yang dirawat dulu, baru penyakit lainnya,†bebernya.(sK08)
Berita Lainnya
Sidang Pembacaan Tuntutan Hukuman AET, Mus dan Sur Ditunda
SAMARINDA (15/2-2021)Rencana penyampaian tuntutan hukuman terhadap tiga pejabat Pemkab Kutim yakni A ....
- editor@ivan
- 15 Feb 2021
- 1013
Munir dan Lukas Himuq, Gugat KNPI Kaltim
SAMARINDA (1/7-2021)Musda VIInbsp; DPD KNPI Kutim yang belum lama digelar di Sangatta, tampaknya ter ....
- editor@ivan
- 01 Jul 2021
- 1137
Petugas Kedatangan Wapres RI, Diswab PCR
SAMARINDA (1/11-2021)Petugas yangterlibat dalam kunjungan nbsp;Wapres RI KHMaruf Amin, wajib menjala ....
- editor@ivan
- 01 Nov 2021
- 493
Terlibat Kampanye, Laporan Oknum Pegawai Pemkab Kutim Tetap Diproses
SANGATTA (17/12-2020)Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKP2) Kutai Timur (Kutim) memproses ....
- editor@ivan
- 17 Des 2020
- 1002
Isran Ajak Keluarga Besar Kanwil Agam Kaltim, Jaga Kamtibmas Kaltim
SAMARINDA (26/1-2021)Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan tiga pesan bagi jajaran Kanwil Kemenag ....
- editor@ivan
- 26 Jan 2021
- 586



