Terhadap Ismu dan Ence UR Firgasih : PT Kaltim Perkuat Putusan PN Tipikor
- editor@ivan
- 10 Jun 2021
- 635
Suasana persidangan PN Tipikor Samarinda yang menghadirkan Ism, UEF, Mus, Sur dan AET sebagai terdakwa dalam kasus gratifikasi
SAMARINDA (10/6-2021)
Harapan Ismunandar dan Ence UR Firgasih mendapatkan keringan hukuman dari putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Samarinda, gagal. Melalui Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim yang diketuai Syamsul Edy, justru memperkuat putusan PN Tipikor Samarinda yang tetapkan tanggal 15 Maret 2021 lalu.
Dalam web site PN Tipikor Samarinda, tertulis Majelis Hakim yang beranggotkan Purnomo Amin Tjahjo dan M Masdu, dalam amar putusanya, Kamis (3/6) menilai perbuatan mantan Bupati dan Ketua DPRD Kutim ini terbukti melanggar UU Tindak Pidana Korupsi.
Sebelumnya, Ismunandar dan Encek UR Firgasih oleh PN Tipikor Samarinda diganjar terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama degan Encek UR Firgasi serta terdakwa lainnya.
Terhadap mantan orang pertama Pemkab Kutim ini, dihukum penjara selama 7 tahun dan denda Rp500 juta yang apabila tidak dibayar hukuman penjara bertambah selama 6 bulan, selain itu Ismu dihukum membayar uang pengganti sejumlah Rp27,4 M yang wajib dibayar paling lambat 1 bulan  sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetapÂ
Jika tidak membayar uang pengganti,  harta benda Ismu disita dan dilelang JPU untuk menutupi uang pengganti. Jika tidak mempunyai harta benda yang mencukupi dipidana dengan pidana penjara selama 3 tahun.
Sementara terhadap Encek UR Firgasih, dihukum 6 tahun penjara dengan denda Rp300 juta yang apabola tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 5 bulan. Mantan Ketua DPC PPP Kutim ini, juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp629,7 juta yang jika tidak membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti namun apabila tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun.
Terhadap pasangan suami istri ini, majelis PN Tipikor Samarinda yang diketuai Joni Kondolele, juga mengganjar hukuman tambahan pencabutan hak politik selama 5 tahun setelah menjalani masa pidana.(SK07)
Berita Lainnya
Koramil Sangkulirang, Tanam Mangrove di Maloy
SANGATTA (20/11)Banyaknya hutan bakau dibabat, menjadi perhatian Koramil 0909 02 Sangkulirang. Dipi ....
- editor@ivan
- 20 Nov 2020
- 1189
Isran Mendapat Penghargaan Abdi Bakti Tani
SAMARINDA (13/9-2021)Sejumlah penghargaan dari Menteri Pertanian RI bakal diserahkan kepada kepala d ....
- editor@ivan
- 13 Sep 2021
- 575
Sup Coba Kelabui Pedagang Karangan Dalam, Terancam 15 Tahun Penjara
SANGSTTA (28/12-2020)Mengira warga pedalaman tak mengerti mana uang palsu atau tidak , Sup alias Sup ....
- editor@ivan
- 28 Des 2020
- 539
Pendukung MAKIN Minta KPU Buka Kotak Bermasalah
SANGATTA (16/12-2020)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Ber ....
- editor@ivan
- 16 Des 2020
- 669
AYO MEMILIH JULAK JANGAN GOLPUT cactan Rizal Effendi
MENCOBLOS tinggal dua hari lagi. Kita masih memasuki masatenang. Tapi hati kok tidak tenang? Kecurig ....
- penulis@VAN
- 24 Nov 2024
- 190



