Sekda Sri Wahyuni : Semua OPD Minimal 40 Persen Gunakan Produk UMKM
- editor@ivan
- 08 Apr 2022
- 496
Sekda Kaltim Sri Wahyuni saat memberikan pengarahan kepada para Asisten dan Kepala Biro Setda Kaltim.(Foto Biro ADPIM Kaltim)
SAMARINDA (8/4-2022)
Program Peningkatan Penggunaan
Produk Dalam Negeri (P3DN) dilakukan
pemerintah untuk mendorong kecitaan
masyarakat akan produk dalam negeri terutama yang dibuat Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah (UMKM).
Tanpa disadari, kata Sekretaris Daerah
Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Sri Wahyuni, UMKM mampu memperkerjakan ribuan orang
sehingga memberikan dampak terhadap kesejahteraan rakyat terleih-lebih saat
diserang Virus Covid 19.
Mantan Kadis Pariwisata Kukar dan Kaltim ini
mengakui bagaimana produk UMKM di Kaltim tak kalah dengan produk luar terlebih
luar negeri. “Alhamdulillah, sejak dua tahun lalu ketika Covid 19 mewabah, Pemprov Kaltim berusaha menggelorakan semangat
menggunakan produk UMKM sesuai kebijakan
Pak Isran,†bebernya.
Sesuai arahan Presiden, Kaltim, terang Sri telah
membentuk tim P3DN Kaltim yang waktu dekat menggekar rapat bersama semua OPD. Rakor yang disatukan
dengan rapat laporan hasil Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintahan dan Reformasi Birokraasi (SAKIP dan RB). “Kedua kegiatan sama-sama menujang, karenanya ada komitmen masing-masing
Organisasi Perangkat Daerah untuk P3DN,†sebutnya.
Setelah dibentuk, Tim P3DN Kaltim, lanjut Sri
Wahyuni bisa melaksanakan
tugas sesuai desk masing-masing dengan melakukan
pemetaan terkait belanja yang
dilakukan dan OPD berkewajiban mengklarifikasi
terhadap sudah berapa persen belanja produk dalam negeri yang digunakan.
Tim P3DN, lanjutnya berkewajiban merumuskan naskah implementasi Instruksi Presiden (Inpers) RI Nomor 2 Tahun
2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Dan Produk
Umkm, Dan Koperasi, Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan
Indonesia dalam proses pengadaan
barang dan jasa pemerintah.
“Setiap daerah diwajibkan 40 persen dari
APBD dalam pengadaan barang menggunakan produk UMKM, koperasi karenanya diharapkan peran dan kontribusi
OPD dapat membantu pencapaian target yang diinginkan presiden melalui pegadaan barang dari para pelaku
UMKM maupun koperasi, karena dampaknya tentunya dapat meningkatkan perekonomian
dan kesejahteraan UMKM.(SK06)
Berita Lainnya
Meski Untuk Penanganan Corona, Anggaran Pokir DPRD Tidak Boleh Diganggu
SANGATTA (4/11)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Meskihanya dibacakan, namun k ....
- editor@ivan
- 04 Nov 2020
- 671
Soal KTP Ganda Menarik Perhatian Majelis Hakim MK
JAKARTA (2/2-2021)Gugatan Mahyunadi dan Lulu Kinsu (MAKIN) terhadap KPU Kutim, menjadi menarik pasal ....
- editor@ivan
- 02 Feb 2021
- 1044
Catatan Syafranudin - Karo Humas Kaltim (1) : Terpapar Covid 19 Seperti Kiamat
Kepala Biro Humas Kaltim, Syafranuddin ternyata diam-diam blusukan untuk mencari tahu sikap masyarak ....
- editor@ivan
- 05 Feb 2021
- 886
DPK siap sukseskan Indonesia emas, 200 ORANG IKUTI RAKORDA
BALIKPAPAN (3/7)Dinas Perpustakaan dan Kearsipan(dpk) provinsi kalimantan timur sukses menggelar rap ....
- editor@ivan
- 03 Jul 2025
- 137
IMM Ikut Bantu RSU Kudungga, Serahkan Alkes Senilai Rp671,2 Juta
SANGATTA (30/8-2021)Dalam hal kemanusiaan, PT Indominco Mandiri (IMM) tak mau ketinggalan. Ini dibuk ....
- editor@ivan
- 30 Agu 2021
- 528



