Suana pertemuan Pjs Bupati Kutim Jauhar Effendi dengan Tim KPK di Kantor Bupati Kutim belum lama ini
SANGATTA (3/12-2020)
Pjs Bupati Kutai Timur (Kutim) Jauhar Effendi
menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada mantan pejabat Pemkab Kutim
yang memahami akan tugas yang diemban tim gabungan penyelamatan asset Pemkab
Kutim.
Kepada Swara Kutim.com, ia menyebutkan penarikan
kendaraan dinas (Randis) dilakukan Pemkab Kutim, sesuai peraturan. Selain itu,
ingin menyelamatkan dari pemakai dari jeratan hukuman penjara dengan sangkaan
penggelapan. “Pemkab Kutim sangat menghargai dan mengapresiasi dukungan mantan
pejabat Pemkab Kutim yang dengan suka rela menyerahkan mobil atau sepeda motor dinas
yang digunakan saat ini masih digunakan,†sebut Jauhar.
Disebutkan penarikan kendaraan dinas dilakukan Pemkab
Kutim, semata-mata menjalankan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
selain itu masih banyak OPD yang pejabatnya yang seharusnya mendapat kendaraan dinas untuk
menunjang operasional kedinasannya, tidak punya.
Iapun menyebutkan selama ini, Pemkab Kutim tidak bisa
membeli kendaraan baru dan satu-satunya jalan agar pelayanan publik berjalan
sesuai harapan yakni menggunakan kendaraan lama meski perlu perbaikan. “ Jadi
apa yang dilakukan tim menarik kendaraan dinas yang digunakan mantan ASN Pemkab
Kutim, bukan ingin popularitas atau sewenang-wenang tetapi karena memang aturan
dan rekomendasi KPK. Kalau memang tidak mau, apa boleh buat nanti akan menjadi
urusan KPK,†beber Jauhar.
Sementara itu Kepala Biro Humas Setda Kaltim,
Syafranuddin dihubungi melalui telepon menerangkan kewengan Pjs Bupati atau
Walikopta sesuai amanat Mendagri, tidak jauh berbeda dengan kepala daerah definitive.
“Sah-sah saja Pjs kepala daerah melakukan atau membentuk tim penarikan
kendaraan dinas karena semuanya sesuai aturan,†terangnya.
Terkait penarikan kendaraan dinas apakah hanya
dilakukan Pemkab Kutim saja, jubir Pemprov Kaltim ini membantah. Menurutnya,
rekomendasi KPK terkait penyelamatan asset negara ini sudah lama dan kini
waktunya penindakan. “Semua daerah melakukan hal sama, hanya saja ada kadarnya
berbeda-beda tergantung sikonya. Di Pemprov Kaltim juga dilakukan tapi tak
banyak di Kutim, karena Pemprov Kaltim semua kendaraan selalu diserahkan oleh
pemakainya ketika sudah tidak menjabat lagi,†bebernya.(sK03/07)
Berita Lainnya
Sehari Terkumpul di BPU,PPK Sangatta Utara Langsung Gelar Rapat Pleno
SANGATTA (10/12-2020)Seharisetelah pencoblosan, PPK Sangatta Utara, Kamis (10/12) di BPU SangattaUta ....
- editor@ivan
- 10 Des 2020
- 2055
Mental Remaja PPGT Elim Sangatta ditempa di teluk lombok
SANGATTA (31/7) Pantai Teluk Lombok yang terkensal keindahan alambaharinya,nbsp; tak hanya mengikis ....
- editor@ivan
- 31 Jul 2025
- 70
Keberhasilan Brigjen TNI Dendi, Memotivasi Generasi Muda Kaltim
SAMARINDA (7/4-2022) Kenaikanpangkat Danrem 091 Aji Suryakesuma (ASN) Dendi Suryadi dari Kolonel ke ....
- editor@ivan
- 07 Apr 2022
- 496
Kementerian ESDM dan DPR-RI Bantu Nelayan di Sangatta Utara
SANGATTA (4/11)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; nbsp;Untu ....
- editor@ivan
- 04 Nov 2020
- 670
Bupati Harapkan Puskesmas Bengalon Yang Baru Segera Difungsikan
SANGATTA (9/3-2021)Mengawali kunjungan kerjanya ke kecamatan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersa ....
- editor@ivan
- 09 Mar 2021
- 912



