Wapres Bahas 3 Persoalan Penting di Ratas Dengan Pemprov Kaltim
- editor@ivan
- 02 Nov 2021
- 491
Wapres KH Ma'ruf Amin ketika masuk ruang rapat bersama Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Kaltim Isran Noor
SAMARINDA (2/11-2021)
Masalah UMKM,
Pelayanan Publik dan Covid 19 menjadi topik pembahasan dalam rapat Wapre RI KH
Ma’ruf Amin dengan Gubernur Kaltim Isran Noor, Wagub Hadi Mulyadi, Forkopimpda
serta kepala daerah se Kaltim.
Saat ini, ujar Wapres, salah
satu fokus kerja pemerintah adalah akselerasi reformasi birokrasi dalam
optimalisasi kinerja pemerintahan serta memastikan terselenggaranya pelayanan
publik yang prima. "Dan saya mendapatkan mandat dari Presiden untuk
mengawal tercapainya target pemerintahan di bidang reformasi birokrasi,"
kata Ma'ruf Amin mengawali arahannya.
Menurut Wapres, kualitas
pelayanan publik menjadi ujung dari keberhasilan penyelenggaraan reformasi
birokrasi yang diwujudkan serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Dalam memantapkan peningkatan
kualitas pelayanan publik melalui kebijakan Presiden agar tercipta aparatur
yang mempermudah pelayanan, mempercepat dan murah dengan terbentuknya mall
pelayanan publik (MPP) di setiap kabupaten dan kota.
"Sehingga pelayanan kita
berjalan baik dan tidak berliku-liku, serta terhindar dari pungli (pungutan
liar)," ungkapnya.
Walaupun diakuinya, MPP saat
ini sudah ada daerah yang sedang berproses bahkan terlaksana sepenuhnya, namun
ada yang masih belum sama sekali.
Selain itu, pemberdayaan
masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi tingkat kemiskinan.
"Bantuan sosial sifatnya
untuk perlindungan hidup, sedangkan peningkatan taraf dan kualitas hidup
melalui pemberdayaan," jelasnya lagi.
Wapres bersyukur saat ini
sudah banyak pelaku usaha (UMKM) yang bangkit dan terus bergerak, sehingga
pemerintah berkewajiban membina, mendorong bahkan membuka pasar bagi
produk-produk UMKM.
Wapres juga menjelaskan upaya
pemerintah dalam pemulihan ekonomi (pemberdayaan ekonomi) di tengah pendemi
Covid-19 harus mensinergikan seluruh sektor dengan melibatkan masyarakat.
"Pandemi ini memaksa kita
untuk berupaya kembali membangkitkan segala sektor perekonomian dan sendi
sosial agar pulih dari dampak Covid-19," jelasnya.
Wapres mengapresiasi
pemerintah daerah bersama instansi terkait dalam vaksinasi Covid-19 juga
penanganannya secara keseluruh cukup baik.
Penurunan dan pelandaian
Covid-19 ditandai penurunan level, semakin memacu terjadinya mobilitas cukup tinggi.
"Namun tetap waspada. Dan
testing, tracing, treatmant dan vaksinasi peduli lindungi harus diperketat,
guna menghindari lonjakan kasus seperti diberbagai negara, seiring perekonomian
mulai bergerak dan tumbuh," harapnya.(*/SK08)
Berita Lainnya
HINGGA SIANG INI JASAD kETUT BELUM DITEMUKAN
SANGATTA(29/5)hingga pukul 13.30 wita, timgabungan pencari ketut yang menceburkan diri ke laut sangk ....
- editor@ivan
- 29 Mei 2025
- 337
SMA 2 Sangatta Utara Jadi Isoter C19 Sangatta Utara
SANGATTA (28/8-2021)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; SMANegeri 2 Sangatta Utara, bakal dijadikan ....
- editor@ivan
- 28 Agu 2021
- 1375
nilep pajak kendaraan Z DITAHAN KEJAKSAAN
SANGATTA (9/12)kejakasaan neGERI (kEjari ) kutai timur (kutim) berhasilmengembangkan kasus dugaan ti ....
- editor@ivan
- 09 Des 2024
- 251
Pukul 19.55 WITA Calhaj Kukar Sudah Terbang ke Jeddah
balikpapan (23/5)sebanyak 149 calon jamaah haji(calhaj) asal kutai kartanegara(kukar)pukul 19.55 wit ....
- editor@ivan
- 23 Mei 2025
- 149
Hadi : Pemprov Berupaya Cari Jalan Terbaik Antara PT Sawa Dengan Masyarakat
SAMARINDA (5/11-2021)Sengketa lahan di Busang Kutimmenjadi perhatian Badan AkuntabilitasPublik (BAP) ....
- editor@ivan
- 05 Nov 2021
- 531

