epala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana menyerahkan sertifikat kepada peserta.
SAMARINDA (29/6-2021)
Jumlah tenaga Petugas Pengendali
Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di Kaltim bertambah setelah 40 orang berhasil mengikuti pembekalan yang
digelar selama 14 hari di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Sempaja Samarinda.
Pembekalan yang ditutup Kepala Dinas Pangan Tanaman
Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana, kesemuanya ASN
Pemprov Kaltim. "Peserta pelatihan pembekalan POPT bagi aparatur ini,
penempatannya akan disebar di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim," kata
Siti Farisyah Yana saat menutup Pelatihan Pembekalan Petugas POPT, di Aula UPTD
BPPSDMP Sempaja Samarinda.
Dsisebutkan, petugas POPT
merupakan ujung tombak perlindungan tanaman pangan di Indonesia, tidak
terkecuali Kaltim. Meski jumlah petugas POPT bertambah, namu ia mengakui
Belum sebanding
dengan jumlah kawasan dan luasan lahan yang ada.
Idealnya tambah Yana, satu
petugas POPT harus mengawasi atau memiliki wilayah kerja 1 kecamatan. Padahal,
di Kaltim khususnya sentra tanaman pangan dan hortikuktura mencapai puluhan
kecamatan yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota. "Luas lahan yang
mereka tangani lebih dari 200 hektar untuk tanaman pangan, hanya mencakup 75
persen dari 103 kecamatan di Kaltim," sebutnya.
Terkait kegiatan pelatihan atau
pembekalan, dijelaskan Yana, merupakan kegiatan perdana atau pertama kali yang
diselenggarakan Dinas Pangan TPH Kaltim melalui UPTD BPPSDMP Sempaja. "Pembekalan
selama 14 hari dan ditutup hari ini menjadi momen penting bagi petugas POPT.
Sebab, belum pernah dilaksanakan. Penting, karena mereka turun dan bertemu
langsung dengan masyarakat," ujarnya.
Yana mengakui, petugas POPT adalah dokter bagi tanaman
pangan. Karenanya, petugas-petugas ini harus aktif di lapangan. "Maka,
mereka harus dibekali pengetahuan spesifik tentang hama atau organisme
pengganggu tumbuhan bagi tanaman pangan. Dan mereka harus aktif di
lapangan," harapnya. Diakhir penutupan pembekalan, masing-masing peserta
terdiri petugas POPT diberikan piagam/sertifikat selesai mengikuti pembekalan.(SK02)
Berita Lainnya
Ivan : Gubernur Sudah Mempertimbangkan Matang Soal Pegawai Non ASN
SAMARINDA (5/3-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Keinginan ....
- editor@ivan
- 05 Mar 2022
- 490
IMM Ikut Bantu RSU Kudungga, Serahkan Alkes Senilai Rp671,2 Juta
SANGATTA (30/8-2021)Dalam hal kemanusiaan, PT Indominco Mandiri (IMM) tak mau ketinggalan. Ini dibuk ....
- editor@ivan
- 30 Agu 2021
- 551
Banjir Belum Surut, Warga Tutup Knalpot Dengan Plastik
SANGATTA (20/3-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Banjiryan ....
- editor@ivan
- 20 Mar 2022
- 781
Tanah dan Air Dari Kutai Lama dan Paser, Siap Dibawa ke IKN
SAMARINDAnbsp; (14/3-2022)Sebagaiwujud dukungan nbsp;Kesultanan Kutai KartanegaraIng Martadipura ter ....
- editor@ivan
- 14 Mar 2022
- 795
Kementerian ESDM dan DPR-RI Bantu Nelayan di Sangatta Utara
SANGATTA (4/11)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; nbsp;Untu ....
- editor@ivan
- 04 Nov 2020
- 699


