Bappenas Tidak Pernah Tunjuk Swasta Tangani Lahan di IKN
- editor@ivan
- 11 Apr 2021
- 1164
M Syafranuddin - Kepala Biro Humas Kaltim
SAMARINDA (11/4-2021)
Kementrian PPN / Bappenas Republik Indonesia (RI) mengingatkan Pemprov Kaltim, Pemkab PPU dan Kukar serta warga masyarakat yang berada di sekitar lokasi rencana pusat Ibukota Negara RI di Kaltim, untuk tidak mempercayai jika ada pihak-pihak yang mengaku sebagai mitra atau telah mendapat persetujuan pemerintah pusat untuk menjadi mitra dalam pembebasan lahan IKN.
Penegasan Kementrian PPN / Bappenas RI ini, kata Kepala Biro Humas Setda Kaltim M Syafranuddin, Ahad (11/4) disampaikan Himawan Hariyoga – Sekretaris Kementrian PPN / Sekretaris Utama Bappenas, melalui surat Nomor 440/SES/03/2021 tanggal 31 Maret 2021.
Disebutkan, surat Kementrian PPN / Bappenas menjawab surat Sekda Kaltim terkait adanya klaim sebuah perusahaan di Samarinda yang mengaku telah ditunjuk Kementrian PPN / Bappenas dalam penanganan lahan di IKN.
Djelaskan, surat tanggal 14 Agustus 2020 serta tanggal 26 November 2020 adalah disposisi internal kepada unit kerja terkait di Kementerian PPN/Bappenas. Kementerian PPN/Bappenas tidak pernah menugaskan atau menunjuk perusahaan, institusi non pemerintah manapun untuk menjadi mitra pemerintah pusat dalam melakukan penyelesaian permasalahan pertanahan dan pembebasan tanah untuk pembangunan Kawasan Lkn Republik lndonesia di Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Lebih jauh, Ivan sebagai Junir Pemprov Kaltim, menerangkan dalam surat Kementrian PPN/Bappenas yang belum lama ini mereka terima, diungkapkan pada PP Nomor 65 Tahun 2015 tentang Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2015 tentang Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Kementerian PPN/Bappenas tidak memiliki tugas dan fungsi serta kewenangan terkait penyediaan tanah, pengadaan lahan, dan penyelesaian konflik pertanahan untuk pembangunan IKN.
“Kepada Pemda Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara serta seluruh camat, lurah, kepala desa, dan masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara serta daerah sekitar pembangunan IKN, agar waspada dan menolak permintaan penyerahan data pertanahan dan bukti kepemilikan tanah, dukungan pembiayaan, serta segala permintaan yang berhubungan dengan penyelesaian permasalahan pertanahan dan pembebasan tanah dari perusahaan/institusi non pemerintah mana pun yang mengklaim bertindak atas nama atau atas penugasan dari Kementerian PPN/Bappenas,†tulis Himawan dalam suratnya yang juga disampaikan ke Gubernur Kaltim, Bupati PPU dan Kukar.(sK08)
Berita Lainnya
Majelis Rapat Tertutup, Bahas Gugatan Pemohon Sengketa Pilkada
JAKARTA (3/2-2021)Setelah mendapatkan keterangan dan bukti dari pasangan Mahyunadi dan Lulu Kinsu (M ....
- editor@ivan
- 03 Feb 2021
- 828
Kelapa Sawit Belum Berikan Manfaat Maksimal Kepada Masyarakat
SANGATTA (17/3-2021)Sukses di sektor perkebunan kelapa sawit, ternyata belum memberi andil besar bag ....
- editor@ivan
- 17 Mar 2021
- 746
Demi Kemajuan KPK, KPK Gelar KPK Mendengar
JAKARTA (7/12-2020)Masih dalamnbsp; Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2020 dannbsp; Hari Ulang Tah ....
- editor@ivan
- 07 Des 2020
- 682
Peternak Baru Mampu Sediakan 25 Persen Ketersediaan Daging di Kaltim
SAMARINDA (3/4-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Kebutuhan daging terutam ....
- editor@ivan
- 03 Apr 2022
- 896
Hujan Lebat, Air Laut Pasang : Sangatta Banjir
SANGATTA (19/3-2022) Curahhujan yang tinggi tak mampu ditampung Sungai Sangatta yang juga terkena da ....
- editor@ivan
- 19 Mar 2022
- 723


