sidrap tak diabaikan, pembangunan terus dilegorakamn sempat terkendala satatus tnk
- editor@ivan
- 13 Agu 2025
- 160
peresmian salah satu proyek di sekitar dusun sidrap desa martadinata
sangatta (13/8)
isu miring yang
dihembuskan sejumlah oknum yang menyebut
dusun sidrap desa martadinata, kecamatan teluk pandan, uput dari perhatian
pemerintah kabupaten kutai timur (pemkab
kutim) dibantah tegas pelaksana tugas kepala dinas pekerjaan umum penataan
ruang (pupr) kutim joni abdi setia. ia menegaskan, sederet pekerjaan fisik kini
sedang berjalan, tidak hanya di sidrap,
tetapi juga di wilayah sekitar seperti desa martadinata dan sempayang.
“pembangunan itu ada dan berjalan. program yang direncanakan
sudah terlaksana,” kata joni. seraya menyebutkan sederet kegiatan pembangunan yang dilaksanakan antara
lain peningkatan jalan dan drainase
di berbagai titik di martadinata, mulai jalan kuburan rt 07, jalan lingkar masuk
sidrap rt 01, jalan maspul rt 05, jalan musholla cangi alfath rt 12, hingga
jalan sidrap rt 11 dan rt 17. nilai kontrak pekerjaan rata-rata mencapai rp179
juta, seluruhnya bersumber dari anggaran tahun 2025 yang sedang
berjalan.”semuanya usulan warga masyarakat yang disampaikan saat
musrenbangdes,” terangnya.
Pembangunan infrastruktur sosial yakni lanjutan pembangunan tk/tpa al ashri dan
perbaikan jalan poros tari dewa-dewa, gang h rahman, serta gang salak di sidrap
luar. selain itu, pupr telah membangun sumur bor di rt 01, rt 11, dan rt 12
martadinata, serta di jalan sempayang rt 14.
Ada pula, lanjut joni,
pekerjaan normalisasi sungai di sidrap, sempayang, dan martadinata yang
dilakukan secara swakelola. pembangunan dinding penahan tanah, timbunan
jembatan sidrap dalam, dan abutmen jembatan bailey di jalan sidrap kian
menguatkan bukti bahwa pembangunan memang berjalan.
“Apa yang terjadi di lapangan merupakan sebuah fakta
yang membantah anggapan bahwa sidrap diabaikan.
kami bekerja sesuai rencana dan prioritas. mendukung visi dan misi kepala
daerah,” tegas joni.
Ia menambahkan, sebagian proyek sudah lama direncanakan, namun terkendala
status kawasan taman nasional kutai (TNK). meski begitu, perjuangan untuk melakukan
enclave kawasan telah dilakukan. hasilnya, dalam beberapa tahun terakhir,
sejumlah wilayah berhasil dikeluarkan dari status tersebut. dampaknya,
pembangunan kini bisa lebih dirasakan masyarakat, termasuk di kawasan
perbatasan antardaerah seperti dusun Sidrap.(sdn)
Berita Lainnya
Dibangunkan KPC, Singa Gembar Punya Kantor Desa Bagus
SANGATTA (21/1-2021)Dukungan PT KPC kepada Pemkab Kutim tidak diragukan lagi, berbagai kegiatan menj ....
- editor@ivan
- 21 Jan 2021
- 881
tips melakasanakan ibada haji (20) : menghindari heat stroke buat impusan di atas kepala agarkepala tetap sejuk.
cuaca di Arafah pada saat wukuf kerapberubah-berubah dari badai debu hingga hujan lebat yang kerap m ....
- editor@ivan
- 19 Mei 2025
- 91
mau nikah curi motor teman, bulan madu gagal totaL
Mau mnikah di sulawesi,kandas di Sangkulurang.SANGATTA,swara Kltim.NAIT HATI untuk membahagiakancalo ....
Pengoperasian KEK Maloy Terkendala Lembaga Pengelola
SANGATTA (7/4-2022)Agar nbsp;pembentukanKawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan ( ....
- editor@ivan
- 07 Apr 2022
- 761
Dapat Bukti dan Saksi Tambahan, Panwascam Sangkulirang Nyatakan Laporan ASKB Lengkap
SANGATTA (6/12-2020)Memperkuat laporan dugaan money politik, Tim ASKB kembali mendatangi Panwascam S ....
- editor@ivan
- 06 Des 2020
- 957


