perluas jangakauan PT Telkom audensi dengan Bupati
SANGATTA
Untuk mengembangkan layanan
khususnya internet di Kutim terutama pada daerah blank spot.jajaran PT Telkom
dipimpin Haidar, Kamis (13/8) audensi dengan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman
di Kantor Bupati Kutim.
Pertemuan di ruang kerja
bupsati itu membahas pelaksanaan Post Implementation Reviewlayanan internet dan
layanan pendukung bagi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian
(Diskominfo Staper) Kutim.
‘’Audiensi ini menjadi bagian
dari upaya mengevaluasi pelaksanaan layanan yang telah berjalan sekaligus
memastikan pengelolaannya dilakukan secara akuntabel, terdokumentasi, dan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku,’ kata Kepala Diskominfo Staper Kutim
Ronny Bonar H. Siburian
Selain evaluasi layanan, dalam
pertemuan sanatai itu juga membahas
prioritas, tantangan, serta kebutuhan Pemkab Kutim terhadap dukungan teknologi
informasi dan komunikasi (ICT), khususnya dalam memperluas akses internet bagi
masyarakat hingga wilayah perdesaan.
Bupati Ardiansyah menegaskan,
ketersediaan internet saat ini menjadi kebutuhan penting, terutama untuk
mendukung sektor pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di kecamatan hingga
desa.
“Sekolah-sekolah, terutama
yang berada di kecamatan dan desa, sangat membutuhkan akses internet untuk
menunjang proses pembelajaran,” ujar Bupati Ardiansyah.
Menurutnya, Pemkab Kutim terus
berupaya menghadirkan infrastruktur dasar yang dapat menunjang aktivitas
masyarakat. Selain internet, ketersediaan listrik juga menjadi kebutuhan yang
terus didorong agar pelayanan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih
optimal.
“Pelayanan kepada masyarakat
terus kami usahakan, khususnya terkait kebutuhan internet dan listrik dari PLN.
Dua hal ini sangat penting untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat,”
jelasnya.
Kepala Diskominfo Staper Kutim
Ronny Bonar H. Siburian mengakui perluasan akses internet ke desa-desa akan
dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi
wilayah. Menurut Ronny, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pematangan
titik-titik blank spot atau wilayah yang masih belum mendapatkan akses jaringan
telekomunikasi secara optimal.
“Saat ini kami juga terus
mematangkan pemetaan wilayah blank spot, termasuk menentukan kebutuhan serta
perangkat atau teknologi apa yang dapat digunakan sebagai solusi dan backup
layanan,” ujar Ronny.
Ia menambahkan, pemetaan
tersebut penting agar pengembangan infrastruktur internet dapat dilakukan
secara tepat sasaran, terutama untuk wilayah yang memiliki kebutuhan tinggi namun
masih menghadapi keterbatasan jaringan.
Dalam kesempatan yang sama,
perwakilan Telkom, Haidar, dari PT Telkom menerangkan perkembangan cakupan jaringan telekomunikasi
di Kutai Timur. Saat ini, seluruh 18 kecamatan telah terjangkau jaringan 4G.
“Secara keseluruhan terdapat
sekitar 300 menara telekomunikasi yang mendukung layanan jaringan di wilayah
Kutai Timur,” ungkap Haidar.
Kondisi tersebut menjadi modal
penting dalam pengembangan konektivitas digital di Kutai Timur. Namun, Pemkab
Kutim bersama penyedia layanan masih perlu memperkuat konektivitas di sejumlah
wilayah yang berada jauh dari pusat kecamatan, khususnya desa-desa yang masih
menghadapi keterbatasan akses internet.
Melalui evaluasi dan penguatan
layanan secara bertahap, Pemkab berharap konektivitas digital dapat semakin
merata sehingga mampu mendukung pendidikan, pelayanan pemerintahan, serta
aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur.(sk06)
Berita Lainnya
Petani Sawit Berharap Kasus Tahun 2018 Tak Terulang
SANGATTA (24/4-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Dihe ....
- editor@ivan
- 24 Apr 2022
- 578
di Kutim ini banyak kendaraan luar beraktifitas, Ketua DPRD minta quota BBM subsd ditambah
- SANGATTA,Masalah ketersediaan BahanBakar Minyak (BBM) di Kutai Timur (Kutim) tak hanya berkaitan ....
polda gunakan semi kimia agar karhutla tak meluas uji coba dilakukan di Balikpapan Asri.
BALIKPAPAN. Berbagai cara Polda Kaltim untuk mengendalikan kebakaranhutan dan lahan (karhutla) di Ka ....
Kasus OTT kutim : Mus dan Sur Dituntut 5 Tahun, AET selama 4 Tahun
SAMARINDA (22/2-2021)Setelah menuntut Ism mantan Bupati Kutim, dan EUF mantan Ketua DPRD Kutim, Ja ....
- editor@ivan
- 22 Feb 2021
- 1293
TIPS BERHAJI (9) HINDARI PERTENGKARAN AGAR IBADAH MENJADI SEMPURNA
semua jamaah haji pasti t berharap semua ibadahnya diterimaallah swt dan mendapat ganjaran pahala, k ....
- editor@ivan
- 08 Mei 2025
- 179

