Masuk Areal COP 26 Harus Lewati Pemeriksaan Super Ketat
- editor@ivan
- 11 Nov 2021
- 609
Bersama Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'kub dan Staf Khusus Gubernur Stepi Hakim saat berada di Areal COP 26 UNFCCC di Glasgow Inggris
SAMARINDA (11/11-2021)
              Memasuki
areal COP 26 UNFCCC di Glasgow Inggris tak mudah, peserta yang bisa masuk adalah
mereka yang sudah terdaftar ke panitia sejak beberapa bulan lalu. Peserta yang
sudah terverifikasi oleh panitia diberi selembar surat yang dikenal dengan nama
AL.
              Surat
yang ditunggu-tunggu calon peserta atau pengunjung COP 26 UNFCCC ini dikirim
paitia melalui email. Dengan AL, calon peserta baru bisa mendapat pelayanan
visa jika dari luar Inggris selain itu untuk masuk areal COP 26.
              Demikian
dengan delegasi Pemprov Kaltim yang dipimpin Gubernur Isran Noor, sebelum masuk
areal yang luasnya lebih kurang dengan arean PRJ di Jakarta, terlebih dahulu
melalui tes antigen Covid 19.
              Proses
tes antigen cukup lama yakni harus mengisi formular melalui telepon petugas,
setelah terdata hasilnya difoto. Untuk mencapai bangku tes, peserta harus antri
beberapa menit baru menjalani proses pengambilan sampel. “Saat pengambilan
sampel tes Covid 19, tamu melakukan sendiri bukan petugas seperti ketika melakukan
tes covid di Indonesia,†terang Kari ADPIM Setda Kaltim, M Syafranuddin seraya
menambahkan pengambilan sampel harus dilakukan lebih 5 detik.
              Setelah
melalui tes, pengunjung diarahkan ke lantai dua untuk menunggu hasil. Jika hasilnya
negative, boleh meneruskan perjalanan menuju pintu masuk pertama. Di pintu yang
dijaga puluhan anggota Polisi ini, pengunjung wajib memperlihatkan Paspor dan
Surat AL bagi yang belum mempunyai ID Card, sedangkan yang sudah cukup ID Card
dan Paspor.
              Saat
berada di ruang register, lanjut Syafranuddin, pengunjung terlebih dahulu
melalui pemeriksaan dan  layaknya masuk
ruang areal penerbangan. Semua laptop dan barang yang bisa menimbulkan bunyi
termasuk sabuk wajib dibuka dan ditempatkan di baki khusus. “Prosesnya Panjang dan
menuntut kesabaran, terlebih yang belum fasih berbahasa Inggris namun tidak
perlu ragu karena petugasnya yang rata-rata berbada besar dengan ramah melayani
semua tamu,†sebut Syafranuddin seraya menggambarkan dalam areal COP 26 UNFCCC
terdapat ratusan negara dan ribuan orang yang sama-sama satu tujuan
mensukseskan COP 26 UNFCCC yang berakhir Jumat (12/11) petang.(*/SK8)
Berita Lainnya
Anjat Kaltim Dikagumi Dubes Desra Percaya
SAMARINDA (10/11-2021)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Meski k ....
- editor@ivan
- 10 Nov 2021
- 639
Bukan Ratusan Juta tapi hampir Rp10 miliar uang yang disita KPK DARI OTT di Lombok Barat
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) sudah menyita barang bukti uangsebanyak rp9,6 miliar dario ....
Kutim Siap-Siap Jika Masuk Level 4
SANGATTA (23/7-2021)Naiknya kasus Covid 19 di Kutim, bahkan bakal memenuhi kreteria masuk level 4. B ....
- editor@ivan
- 23 Jul 2021
- 610
Isran Puji Aksi Sosial Satpol PP dan Satlinmas Kaltim
SAMARINDA (2/3-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Aksidonor ....
- editor@ivan
- 02 Mar 2022
- 504
kapolres dan dandim kutim sepakat jaga Bersama Kamtibmas Kutim
SANGATTA,.Meningkatkan sinergitas serta memperkokoh kemitraan danmemperkuat koordinasi sebagai apara ....


