Ism dan EUF Hadirkan Saksi Meringankan, Emi : Program Kami Banyak Peminatnya
- editor@ivan
- 08 Feb 2021
- 590
Suasaan persidangan kasus gratifikasi di Pemkab Kutim.
SAMARINDA (8/2-2021)
Kasus gratifikasi yang melibatkan Bupati Kutim Ism, EUF, AET, Mus dan Sur terus berjalan, bahkan dalam waktu tidak lama lagi, JPU KPK menyampaikan tuntutah hukuman. Namun, majelis hakim memberi kesempatan kepada ke 5 terdakwa menghadirkan saksi meringankan.
Dalam persidangan yang digelar Senin (8/2) di Pengadilan Tipikor Samarinda, Penasihat Hukum (PH) Ism dan EUF menghadirkan Haristo, Junaidi, dan Priyanto dalam perkara UUF, kemudian Emi Wati, Yesaya Poluan Pelleng, dan Sayid Sulaiman Al Idrus dalam pekara Ism.
Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Joni Kondolele dengan Hakim Anggota Lucius Sunarno dan Ukar Priyambodo, saksi Emi yang mengelola Lembaga Kampung Hijau menceritakan peran Ism dalam kegiatan yang dilakukan diantaranta Sidang Isbat Nikah Massal Terpadu yang melibatkan 140 pasangan pengantin yang belum punya buku nikah.
“program kami banyak diminati masyarakat seperti Sidang Isbat Massal Terpadu, sasaran kami ada satu Kecamatan yang masyarakatnya awam yang tidak mempunyai buku nikah, itu sangat di-support bapak selaku Bupati,†jelas Emi.
Sementara Sayid Sulaiman Al Idrus banyak bercerita akan kebaiian Ism, diantaranya Majelis Taklim di Sangatta baik dalam bentuk konsumsi maupun akomodasi termasuk kepada organisasi kepemudaan dan kedaerahan. “Ism tidak menutup mata, juga selalu memberikan bantuan-bantuan terhadap kegiatan-kegiatan agama,†jelas Sayid Sulaiman yang sebelumnya mengucapkan sumpah.
Sedanhkan Guru Junaid mengakui bantuan EUF selama menjabat sebagai anggota DPRD dan Ketua DPRD Kutai Timur kepada Majelis Taklim dan Masjid. Ditanya majelis hakim, ia disebutkan EUF perhatian betul kepada Majelis Taklim. “Ada 343 majelis semua dibantu bankan untuk  Akte Notarisnya, bahkan mendapat bantuan seragam,†bebernya.
Sememtara Priyanto yang merupakan Ketua Gapoktan di Kaubu membenarkan mendapat bantuan Rp100 Juta untuk pembelian beras sebanayk 8 ton yang kemudian dibagikan kepada Majelis Taklim di Kaubun. “Beras itu kita kemas 5 Kilo per kemasan, jadi jumlahnya 1.600 kemasan. Itu atas inisiatif Bunda untuk membantu anggota Majelis Taklim yang ada di Kecamatan Kaubun,†jelas Priyanto.(sK07)
Berita Lainnya
Setahun Kaltim Butuh 60 Ribu Ekor Sapi
SAMARINDA(9/4-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Kebut ....
- editor@ivan
- 09 Apr 2022
- 592
5 Persen jamaah haji belum terangkut, baru pagi tadi tiba di Arafah
5 % jamaaah hajibelum teraangkutsamarinda (6/6)jammh haji yang belum terangkut kr arafah menurut men ....
- editor@ivan
- 05 Jun 2025
- 193
AKBP Aryansyah Disambut dengan Adat Kutai di Mapolres Kutim
SANGATTA,Setelah menerima tongkat komando PolresKutim, dari AKBP Fauzan Arianto pekan lalu di Mapold ....
Setelah Dilatih, 450 Anggota Yonoif 611 AWL Siap Dikirim ke Papua
SAMARINDA (22/12-2020)Menjelang keberangkatan ke Papua, 450 Prajurit Yonif 611 Awang Long (AWL), Sel ....
- editor@ivan
- 22 Des 2020
- 1292
Pangdam VI Mulawarman : Kutim Banyak Obvitnas, Keamanannya Harus Dijaga Bersama
SANGATTA (8/4-2021)Pertemuan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto dengan Bupati Ardiansyah ....
- editor@ivan
- 08 Apr 2021
- 612


