SOSIALISASI PROGRAM SSK DI BENGALON
SANGATTA.
Masalah kependudukan tidak
semata urusan dewasa, sgar lebih tepat sasaran demi tertib administrasi
kependudukan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutim menyasar
pelajar.
Pelajar yang dilibatkan adalah
pelajar SD SLTP HINGGA SLTA. Sosialisasi dan pembentukan Sekolah Siaga
Kependudukan (SSK) Rabu (5/8) di gelar di Kantor Camat Bengalon, dengan tema
“Mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi berkualitas, berkarakter dan
berdaya saing”.
Sosialisasi yang dihadiri Kabid
Dalduk Tristiningsih, perwakilan SD/MI
dan SMP/MTs se-Kecamatan Bengalon, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan
(Forkopincam). Menghadirkan Yulianto
dari Kemendukbangga RI Perwakilan Kaltim, dengan materi berjudul implementasi pendidikan kependudukan pada SSK,
dan Karisya Humaira tebtang kebijakan
serta strategi kerja sama pendidikan kependudukan. Dan Kuncoro dari SMAN 1
Sangatta Selatan yang hadir untuk berbagi pengalaman terkait Best Practice
Sekolah Siaga Kependudukan.
Plh Kepala DPPKB Kutim,
Yuriansyah T mengapresiasi pemerintah Kecamatan Bengalon yang ikut mendukung
program DP2KB Kutim. ‘’SSK atau Sekolah Siaga Kependudukan merupakan program
strategis di tengah momentum bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia
produktif lebih besar dibandingkan non-produktif.’’ Sebut Yuriansyah.
bonus demografi, diakuinya merupakan
peluang besar bagi pembangunan apabila dapat disiapkan dengan baik melalui
peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Namun, bonus demografi bisa
menjadi tantangan apabila tidak diimbangi dengan kesiapan generasi muda yang
memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan merencanakan masa
depan,” ujar Yuriansyah pria yasng juga diamanati Bupati Kutim sebagai Staf
Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik ini menandaskan SSK hadir
sebagai wadah untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai
pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
‘’Program ini mengintegrasikan materi kependudukan, keluarga berencana, serta
pembangunan keluarga ke dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.’’ Bebernya.
keberhasilan tujuan program SSK
tidak dapat dicapai oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
(DPPKB) semata tanpa ada dukungan [ihak lain karenanya , DP2KB ,ujar Yuriansyah
membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, sekolah, para pendidik, dan
seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Plh Kasi PMDK
Kecamatan Bengalon Marnawati berharap sosialisasi SSK peserta memiliki
pemahaman yang lebih mendalam mengenai program SSK, isu-isu kependudukan, serta
program Keluarga Berencana.“Guru didorong untuk mampu mengintegrasikan materi
kependudukan ke dalam pembelajaran, sekaligus menjadi agen perubahan dalam mencetak
generasi muda yang berkualitas, sehat, dan sadar kependudukan,” ujar Marnawati
seraya berharap sekolah-di Kecamatan
Bengalon menjadi contoh dan pergerakan bagi sekolah lain dalam mengembangkan
SSK di Kutim(SK06)
Berita Lainnya
Catatan Ke Turki (5) : Kunjungi Masjid Wajib Pakai Jilbab
SEBAGAI tujuan wisatawan dunia, Turki benar-benarmemberikan kemudahan dan kenyamanan bagi wisatawan. ....
- editor@ivan
- 01 Mar 2022
- 715
Terlibat Narkotika di Balikpapan, 3 wanita LC THM ditangkap Polisi.
BALIKPAPANPerang terhadap Narkotikaterus dilakukan Polda Kaltim. Ini trrbukti banyak oknum masyaraka ....
Setryowati Kagum Kutim, Doakan Kutim Tambah Maju Bersama ASKB
SANGATTA (2/3-2021)Usai melakukan serah terima jabatan di Kejati Kaktim, Setyowati mantan Kajari Ku ....
- editor@ivan
- 02 Mar 2021
- 608
3 warga sandaran jualan sabu dekat sd ditangkap Reskrim Sangkulirang
Polsek Sangkulirang tangkap 3 warga SandaranDitangkap saat akan jual 23 paket sabu di ters rumah.SAN ....
Membedah Dakwaan Kasus Gratifikasi Pejabat Kutim (10) : Lewat Mus dan Sur, Ism Terima Fee Proyek Dari Sarah
DALAM dakwaan AMY dan DA,sempat disebut-sebut Sernitha alias Sarah, belakangan diketahui wanita yang ....
- editor@ivan
- 02 Des 2020
- 720

