DPRD Kutim Berhasil Bongkar Akar Kekisruhan di STIPER Sangatta
- editor@ivan
- 12 Apr 2022
- 869
Spanduk terkait nasib gaji karyawan dan dosen STIPER yang pernah dipasang di Kampus STIPER Sangatta.(Foto Ist)
SANGATTA (12/4-2022)
Kekisruhan yang selama ini terjadi dalam
tubuh
Sekolan Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai
Timur (Kutim ) terungkap saat dilakukan hearing oleh DPRD
Kutim. Dalam pertemuan yang diikuti Wabup Kasmidi Bulang, alumni dan mahasiswa STIPE secara deitrail diungkapkan kenapa STIPER selalu kisruh.
Dipimpin Ketua DPRD Kutim Joni, Sekretaris Alumni STIPER, Alek Bajo, menyatakan keprihatinnya
dengan kondisi STIPER saat ini. “Sebagai
alumni ia bersama alumni lainnya menginiisiasi,
agar dilakukan pertemuan antara pemerintah dan DPRD termasuk yayaras serta pimpinan STIPIER.
“Terutama
masalah gaji dosen dan pegawai STIPER, yang sudah 17 bulan belum terima gaji. Dengan kondisi seperti ini, memprihatinkan jangan sampai STIPER tutup, untuk itu, kami menginisiasi pertemuan
agar
semua pihak terkait, termasuk pemerintah agar mencari solusi, untuk mendanai operasional
STPIER,†katanya.
Iapun tidak hanya menyoroti Pemkab Kutim yang selama ini
menjadi sumber kegiatan STIPER, tetapi internal
STIPER
serta yayasan, juga ada masalah. “Kemarin mahasiswa demo, karena ada issu Presiden tiga periode, tapi di STIPER sendiri ketuanya sudah tiga periode, bahkan mau empat
periode. Gimana ini,†kata Alek, dengan nada tanya.
Selain itu, sebut Alek, manajamen STIPER
juga tertutup, bahkan kucing-kucingan dengan pihak yayasan. Selam ini, yayasan
dan STIPER, tidak mau bertemu. “Jadi ada ketertutupan, ini harus
diungkap masalahnya apa sehingga bisa
selesai semua, agar tidak perlu masalah ini membuat kita tahun depan bertemu
lagi di ruangan ini, dengan masalah yang sama,†tandasnya.
Terkait ungkapan Aleks Bajo, ditanggapi Joni - Ketua DPRD Kutim dengan keputusan membentuk panitia kerja (Panja) agar ditemukan titik temu dan jalan keluar sehingga
aktifitas STIPER bisa berjalan normal.
“Nantinya, Panja bisa koordinasi dengan pihak terkit. Dengan
panja ini kita bisa selesaikan, agar tidak ada masalah lagi. Seharunya STIPER
dan yayasan bisa komunikasi dengan lebih baik, maka semua bisa jalan dengan
baik. Terkit dengan penganggaran tiap tahun, tapi nanti kita cari regulasinya
agar masalahnya bisa diselesaikan, tidak melanggar aturan. Kalau tidak boleh dianggarkan berturut-turt,
maka tentu akan dicarikan solusinya. Mungkin komunikasi dengan pemerintah
pusat, atau dengan perusahan,†janji Joni.(SK06)
Berita Lainnya
Polda Kaltim tANGKAP PENGETAP BBM SUBSIDI DI KUKAR DAN KUTIM
BALIKPAPANDugaan adanya permainan sejumlahoknum di balik kelangkaan BBM bersubsidi di Kaltim berhasi ....
massa gelar shalat goib sebelum orasi
sangatta(1/9)massa yang tergabung dalam aliansi kutimmelawan sebelum menyampaikan orasi di simpang 4 ....
- editor@ivan
- 01 Sep 2025
- 147
berkat sinergitas 3 pilar, program asta cita segera terrwujud di Kutim
SANGATTA (13/7)sinergitas tiga pilar mulai diwujudkan dikaltim terutama di kutai timur, kerja bareng ....
- editor@ivan
- 13 Jul 2025
- 126
catatan berburu pahala di akhir ramadhan 2025 (3) Beliuran lihat air zam-zam, godaan umrah di bulan puasa.
ahad tanggal 16 maret 2025 pukul 07.00 kami para jammah umrah wisata halalindonesia sudah berada lob ....
- editor@ivan
- 17 Apr 2025
- 236
ASKB Siap Jika Dimintai Keterangan
SANGATTA (20/12-2020)Pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) siap jika harus dimintai ....

