Perkebunan lada di Kaltim
SAMARINDA (12/12-2020)
Potensi perkebunan masih terbuka di Kaltim, karenanya selain mendorong pengembangan kelapa sawit, kakao, karet, kelapa dalam dan lada pada tahun 202, Disbun Kaltim akan mengembangkan tanaman Pala dan Serai Wangi.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad menyebutkan pengembangan dua komoditi baru berupa tanaman pala dan serai wangi sebagai bahan baku industri atau produksi minyak atsiri. Dijelaskan, sesuai masterplan kawasan perkebunan berbasis korporasi petani yang telah dipetakan berdasarkan potensi masing-masing daerah.
Ujang berharap pengembangan tanaman pala dan serai wangi diminati petani, sehingga berimbas pada ketersediaan bahan baku untuk industri minyak atsiri. "Minyak atsiri merupakan salah satu komoditas ekspor agroindustri potensial sebagai sumber devisa," jelasnya.
Diakui, permintaan pasar untuk minyak atsiri dalam maupun luar negeri semakin meningkat. Terutama untuk memenuhi industri pangan, farmasi, dan kosmetik. "Semoga Kaltim bisa menjadi sentra tanaman pala dan serai wangi untuk produk minyak atsiri atau turunan minyak atsiri," harapnya.(sK07)
Berita Lainnya
Curi Sepeda Motor Tumiran, AR Masuk Sel
BALIKPAPAN (2/11)Seorang maling sepeda motor di Bontang, berhasil dibekuk Team Rajawali Satuan Reskr ....
- editor@ivan
- 02 Nov 2020
- 670
Ditengah Keterbatasan Anggaran, ASKB Terus Berjuang Mensejahterakan Rakyat Kutim
SANGATTA (7/8-2023)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; PasanganArdiansyah Sulaiman dan Kas ....
Mulai gelarĀ operasi antik Mahakam Satresnarkoba kutim bekuk 2 orang dekat Taman Baca
SANGATTA (10/7)Satresnarkoba Polres Kutai Timur (Kutim) Jumat (10/7)dinihari berhasil membekuk AGPK ....
besok Pemkab Kutim gelar shalat istisqa di Kantor Bupati
SANGATTAHujan yang tak turun- turun dalam beberapa bulan terakhirmembuat sejumlah daerah mulai keker ....
Isran Noor : Jangan Kendor, Terus Taat Prokes Covid 19
SAMARINDA (3/11-2021)Terusmenurunya kasus Covid 19 di Kaltim membuat Gubernur Kaltim bahagia, namun ....
- editor@ivan
- 03 Nov 2021
- 669

