Bukan Ratusan Juta tapi hampir Rp10 miliar uang yang disita KPK DARI OTT di Lombok Barat
kpk memperlihatkan uang yang berhasil disita saat berlangsung ott senin kemarin di lombok barat.
JAKARTA
Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) sudah menyita barang bukti uang
sebanyak rp9,6 miliar dari
operasi tangkap tangan (OTT) terhadap
LAZ bupati Lombok Barat – NTB. .bukan dalam jumlah ratusan juta rupiah
seperti diberitakan senin (20/7) kemarin.
Besarnya uang yang disita itu,
terungkap dalam konperensi pers KPK, selasa (2/7) petang.PLT direktur penyidikan KPK Achmad Husein Taufik
saat konferensi pers yang dipandu jubir kpk Budi Prassetyo di gedug merah putih
jakarta menerangkan. LAZ ditetapkan
sebagai tersangka bersama sSUD direktur
utama pt air minum giri menang lombok barat dan AG selaku direktur utama meconel sistim
instrument serta LR – Kadis PUPR lombar.
Selain uang pecahan pecahan Rp 50
ribu dan Rp 100 ribu yang masih trikat dalam satu ikatan besar, KPK juga
menyita sertifikat dan ajb tanah milik
LAZ senilai rp2,75 miliar, satu toyota
alphard senilai rp1,225 miliar, dan kwitansi pembelian tanah an istri LAZ senilai rp3,325 miliar. dalam
operasi senyap kemarin, kpk menangkap 19
orang yang tujuh di antaranya dibawa ke gedung merah putih kpk.
LAZ disangka telah menerima pemberian atau hadiah
dari sejumlah proyek di dinas PUPR
lombar yang pemenang proyeknya sudah diatur. karena ada pengaturan
pemenang proyek bernilai puluhan miliar
rupiah iru, melalui sud, LAZ menerima hadiah berupa uang .
Disebutkan, dalam pemeriksaan
diketahui sejumlah proyek pemenangnya adalah perusahaan yang sudah diatur SUD selaku direktur utama pt air minum giri menang
lombok barat, termasuk beberapa paket
pekerjaan di lingkungan PDAM Lobar.
mereka yang kini ditetapkan tersangka Selain LAZ, LR - kepala dinas kepala
dinas pekerjaan umum, penataan ruang, dan penataan kawasan permukiman (puprpkp)
Lombok Barat. Juga lFA ajudan bupati dan SAW ajudan sudirman, ditambah SAM sopir sudirman, dan junaidi selaku
bendahara CV DKK . hanya saja tidak dijelaskan keterlibatan IFA, SAW Dan SAM
dalam kasus yang menggemparkan NTB INI Bahkan hebohnya menggalahkan berita
kemenangan Spanyol atas Argentina di final piala dunia 2026 ini. ‘’kini semua
tersangka diamankan di rumah tahanan kpk
selama 20 hari ke depan,’’ sebut Achmad Husein Taufik.
Seperti diwartakan LAZ, Senin
pagi (20/7) diamankan KPK di rumah dinasnya selain itu KPk menyegel ruang kerja
Bupati Lobar dan Kadis PUPR serta beberapa tempat lainnya. Aksi diam KPK ini setelah
melakukan penyelidikan cukup lama terkait pelaksanaan lelang prekerjaan dan
barang jasa di Lobar yang dinilai masyarakat marak KKN.(sk12)
Berita Lainnya
Kepala Bappeda Kutim Wafat di Tenggarong
SANGATTA (10/11)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) berduka, pasalnya soerang pejabatn ....
- editor@ivan
- 09 Nov 2020
- 2108
4 Orang Ikuti Seleksi Sekda Kutim
SAMARINDA (1/4-2022) PemprovKaltim menilai empat peserta yang akan mengikuti seleksi JPT Sekda Kutai ....
- editor@ivan
- 01 Apr 2022
- 690
Saat Berkunjung ke Kampung Kopi Luwak Prangat Baru, Wagub Optimis Ekspor
SAMARINDA (25/5).Peluang ekonomi baru Kaltim terhampar dari kebun kopi. DariKampung Kopi Luwak Desa ....
- editor@ivan
- 25 Mei 2025
- 114
Bukan sekolah yang membanggakan siswa tapi siswa yang membanggakan sekolah
SANGATTA,Bupati Ardiansyah mengajak nbsp;pelajar nbsp;DI Kutim untuk menjadikan masa sekolah sebagai ....
Koreksi Pemberitaan Rumah Sakit Islam
SAMARINDA (10/2-2021)Terkait pemberitaan Biro Humas Setda Kaltim soal anggaran Rp1,9 M untuk pengope ....
- editor@ivan
- 10 Feb 2021
- 616


